Striker Napoli Ikuti Jejak Lewandowski di Champions

San Paolo – Arkadiusz Milik seorang striker Napoli, menorehkan rekor pribadi saat mengantarkan timnya ke puncak sementara Grup B Liga Champions 2016-2017.

Striker Napoli Ikuti Jejak Lewandowski di Champions

Pada matchday yang kedua di San Paolo, Rabu (27/9/2016) atau Kamis dini hari WIB, Napoli menang dengan skor akhir 4-2 atas wakil Portugal, Benfica.

Napoli bahkan sempat unggul 4-0 terlebih dahulu melalui Marek Hamsik (20′), dua gol Dries Mertens (51′, 58′), dan penalti yang dilesakkan oleh Arkadiusz Milik (54′). Tetapi sayangnya, Benfica bisa menipiskan sedikit demi sedikit kedudukan lewat Goncalo Guedes (71′) dan Eduardo Salvio (86′).

Khusus Milik, namanya sekarang dapat diperhitungkan dan bisa disejajarkan dengan striker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski. Mantan striker Ajax Amsterdam tersebut menjadi pemain Polandia kedua yang bisa mencetak gol dalam tiga pertandingan Liga Champions secara terus menerus.

Berkat kemenangan yang dicapai, Napoli memimpin klasemen Grup B dengan hasil yang sempurna dari dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, pasukan Maurizio Sarri itu memenangkan laga di kandang Dynamo Kyiv pada laga pertama.

Napoli unggul empat poin atas Besiktas yang bermain imbang 1-1 saat bertemu dengan Dynamo Kyiv. Dynamo dan Benfica berada di posisi dua terbawah dengan raihan satu angka.

Hasil sementara Liga Champions, Rabu (28/9/2016):

GRUP A

Ludogorets Razgrad 1-3 Paris Saint-Germain (Natanael 16′ ; Blaise Matuidi 41′, Edinson Cavani 56′, 60′)

Arsenal 2-0 Basel (Theo Walcott 6′, 26′)

GRUP B

Napoli 4-2 Benfica (Marek Hamsik 20′, Dries Mertens 51′, 58′, Arkadiusz Milik 54′-pen ; Goncalo Guedes 71′, Eduardo Salvio 86′)

Besiktas 1-1 Dynamo Kyiv (Ricardo Quaresma 29′ ; Viktor Tsigankov 65′)

GRUP C

Celtic 3-3 Manchester City (Moussa Dembele 3′, 47′, Raheem Sterling 20’b.d.; Fernandinho 12′, Raheem Sterling 28′, Nolito 55′)

Borussia Moenchengladbach 1-2 Barcelona (Thorgan Hazard 34′; Arda Turan 65′, Gerard Pique 73′)

GRUP D

FC Rostov 2-2 PSV Eindhoven (Dmitry Poloz 9′, 38′ ; Davy Proepper 14′, Luuk de Jong 45′)

Atletico Madrid 1-0 Bayern Muenchen (Yannick-Ferreira Carrasco 35′)

Sosok Penting di Balik Pencetak Rekor Leicester

Leicester – Islam Slimani resmi menjadi punggawa Leicester dirinya mengaku memilih Leicester City sebagai klub barunya merupakan nasihat yang terucap dari Riyad Mahrez, beliau adalah rekannya di tim nasional Aljazair.

Sosok Penting di Balik Pencetak Rekor Leicester

Slimani hadir ke Leicester pada hari terakhir bursa transfer, Rabu (31/8/2016). Striker yang berusia 28 tahun itu dibeli dari Sporting CB dan sekaligus memecahkan rekor transfer klub, 30 juta poundsterling.

Pindah ke Leicester menurut Slimani merupakan pilihan yang lumayan mudah. Apalagi, dia sudah lama bermimpi untuk bermain di Premier League, kasta teratas Liga Inggris.

“Menjadi kebanggaan buat saya bermain untuk Leicester City. Saya tidak sabar untuk bermain. Saya selalu ingin bermain di Premier League dan kesempatan untuk bergabung dengan juara liga wajib untuk tidak dilewatkan,” kata Slimani di situs resmi klub

“Saya melihat kesuksesan tim leicester pada musm lalu dan antusiasme suporternya sungguh luar biasa. Hal itu membuat saya tertarik untuk bergabung bersamanya,” kata pemain yang mengemas 27 gol dari 33 laga di Liga Portugal pada musim lalu tersebut.

Di Leicester City, I. Slimani akan bertemu Mahrez. Keduanya ini merupakan squad dari timnas Aljazair. Dari Mahrez jugalah, dirinya mendapatkan masukan supaya pindah ke The Foxes, julukan Leicester.

“Teman saya, Mahrez, bercerita tentang klub ini dan atmosfer suporter di Stadion King Power yang begitu antusias,” tutur dia ketika diwawancarai.

“Saya akan berusaha memberikan segalanya yang terbaik di lapangan kepada mereka sekaligus rekan-rekan setim. Saya sangat berharap kami dapat mencapai prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Slimani.

Kehadiran Slimani kian meramaikan persaingan posisi pemain di lini bagian depan Leicester. Selain Shinji Okazaki, ada pula Jamie Vardy, Leonardo Ulloa, dan Ahmed Mus.

Kembali Catat Kemenangan, Leicester Ukir Sejarah

Leicester – Leicester City mengukir sejarah baru ketika berada di atmosfer Liga Champions. Juara Premier League 2015-2016 itu menjadi klub Inggris pertama yang menang di dua laga pertamanya pada fase grup Liga Champions.

kembali catat kemenangan leicester ukir sejarah

Prestasi itu dibuat Leicester saat menang tipis 1-0 atas FC Porto pada laga Grup G Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (27/9/2016) atau Rabu dini hari WIB.

Leicester menang berkat gol dari Slimani pada menit ke-25. Pemuda berusia 28 tahun asal Aljazair itu berhasil menyambut umpan pendek rekan senegaranya, Riyad Mahrez, dengan sebuah sundulan yang tidak dapat diantisipasi oleh Iker Casillas.

Gol ini membuat Islam Slimani semakin menjadi momok yang menakutkan bagi Porto. Sebelum memutuskan bergabung ke Leicester City pada awal musim 2016-2017, mantan striker Sporting CP itu sebelumnya dapat mencetak enam gol dalam enam laga menghadapi Porto.

Pada laga ini, sebenarnya Porto tampil lebih displin dengan mendominasi permainan. Mereka menguasai 58 persen bola dan menciptakan 11 percobaan tembakan yang tiga di antaranya tepat pada sasaran.

Sedangkan Leicester hanya dapat menciptakan empat percobaan dengan tiga lesakan tepat pada target. Nahas, salah satunya berhasil dikonversi menjadi gol.

Kemenangan ini membuat The Fox berhasil melanjutkan tren kemenangan mereka di Liga Champions. Pada matchday laaga pertama Grup G, tim arahan Manajer Claudio Ranieri itu sukses menggulung Club Brugge dengan skor akhir 3-0.

Hasil ini juga membuat Leicester City semakin dapat dengan mudah untuk memantapkan posisi mereka di puncak klasemen sementara dengan enam angka hasil dari dua pertandingan. Posisi kedua ditempati Kobenhavn yang hanya mengkantongi raihan empat angka saja.

Pada laga lain di Grup G antara Club Brugge dan Kobenhavn berakhir dengan skor akhir 4-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

FC Porto: 1-Iker Casillas, 5-Ivan Marcano, 21-Migue; Layun, 13-Alex Telles, 28-Felipe de Almeida, 20-Andre Andre (16-Hector Herrera 63′), 22-Danilo Pereira, 30-Oliver Torres (17-Jesus Corona 78′), 25-Otavinho, 11-Adrian Lopez (19-Diogo Jota 63′), 10-Andre Silva.

Pelatih: Nuno Espirito Santo.

Leicester City 1-0 FC Porto (Islam Slimani 25′)

Leicester City: 1-Kasper Schmeichel, 6-Robert Huth, 28-Christian Fuchs, 5-Wes Morgan, 2-Luis Hernandez, 11-Mark Albrighton, 4-Daniel Drinkwater, 13-Daniel Amartey, 19-Islam Slimani (10-Andy King 82′), 26-Riyad Mahrez (22-Demarai Grey 88′), 9-Jamie Vardy (7-Ahmed Musa 90+4′).

Pelatih: Claudio Ranieri.

Wenger Layak Tangani Arsenal 3 Tahun Lagi

LONDON – Ian Wright sang legenda Arsenal, berpendapat bahwa Arsene Wenger pantas untuk dipertahankan oleh tim untuk jangka waktu tiga tahun yang akan datang.

Wenger Layak Tangani Arsenal 3 Tahun Lagi

Wenger baru saja merayakan masa 20 tahun bekerja untuk Arsenal sekaligus sebagai Manajer Arsenal. Namun sayang, perlu diingat juga bahwa masa kontrak pelatih asal Perancis itu bakal berakhir pada akhir musim 2016-2017.

Pada awal musim ini saja, sebagian dari fans Arsenal sempat melancarkan protes terkait dengan eksistensi Wenger saat ini. Mereka merasa sudah saatnya bagi Arsenal untuk mengganti Wenger dengan sosok pelatih yang lain dan berpengalaman dibidangnya.

Ada beberapa faktor yang membuat para suporter ingin untuk Wenger mundur dari jabatannya sekarang ini. Di antaranya, Wenger saat ini dinilai terlalu hemat dalam berbelanja pemain baru untuk Arsenal.

Kemudian, Arsenal dianggap sudah cukup lama tak mendapatkan trofi Premier League, gelar yang tidak pernah diraih pasukan Wenger dalam kurung waktu kurang lebih sekitar 12 tahun.

Walaupun demikian ini, tidak semuanya yang menyudutkan seorang Wenger. Salah satu yang masih mendukung kepemimpinan Wenger ialah Wright, dirinya merupakan eks penyerang Arsenal pada periode 1991-1998.

Dukungan terhadap Wenger diutarakan oleh Wright dalam program acara BBC’s Premier League Show. Dirinya juga didampingi oleh dua mantan pilar Arsenal lainnya, yakni John Hartson dan Martin Keown.

Menurut legenda arsenal tersebut, pihak pertama yang harus bertanggung jawab jika ketika Arsenal gagal untuk meraih targetnya adalah para pemainnya, bukan Wenger.

“Saya akan memberikan dia (Wenger) waktu tiga musim lagi. Alasannya sangat simpel, dirinya telah menaruh kepercayaan besar kepada skuadnya, tetapi skuad justru yang mengecewakannya,” ujar Wright, Kamis (29/9/2016).

“Hal inilah yang saya katakan kepada beberapa pendukung Arsenal. Berhati-hatilah ketika Anda tidak menghormati Wenger. Sebab, ketika nanti Wenger pergi, barulah Anda sendiri akan sadar. Wenger sudah membawa tim Arsenal ini ke tingkat global,” tutur Wright.

Selama menangani tim Arsenal, Wenger sudah mempersembahkan 15 gelar juara domestik. Rinciannya adalah, tiga trofi Premier League, enam Piala FA, dan enam gelar Community Shield.

Dirinya pun juga sempat membawa Arsenal lolos ke babak final Liga Champions pada tahun 2006, meskipun pada akhirnya kalah tipis 1-2 dari FC Barcelona.

Saat ini, Arsenal juga sedang menduduki peringkat ketiga pada klasemen sementara Premier League. Mereka mengemas 13 poin, atau terpaut lima poin saja dengan sang pemuncak klasemen, Manchester City.

Arsenal Tanpa Coquelin Selama 3 Pekan

LONDON – Francis Coquelin selaku gelandang Arsenal, dipastikan akan absen selama 3 pekan untuk memulihkan cedera yang sedang dialaminya.

arsenal tanpa coquelin selama 3 pekan

Coquelin mendapatkan cedera ini akibat dirinya bertabrakan dengan gelandang Chelsea, N’Golo Kante, saat kedua tim saling behadapan ketika di pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (24/9/2016).

Dia hanya dapat bermain di pertandingan selama kurang lebih sekitar 32 menit, sebelum digantikan pemain lain yaitu, Granit Xhaka.

Ada kekhawatiran gelandang berusia 25 tahun tersebut karena dirinya bisa absen lebih dari 2 bulan, seperti cedera yang dialaminya pada musim lalu.

Namun, dari hasil pemindaian yang dilakukan oleh dokter kesehatan tim, cedera yang dialami Coquelin kali ini tidak seriusseperti musim lalu dan pemain asal Perancis tersebut dioerkirakan hanya akan absen selama 2 pertandingan.

Dirinya akan absen saat Arsenal menjamu Basel pada laga Liga Champions, Rabu (28/9/2016) dan saat melakoni pertandingan tandang melawan Burnley pada laga lanjutan Premier League, Minggu (2/10/2016).

Manajer Arsene Wenger sangat berharap Coquelin bisa tersedia saat melawan Swansea City di Emirates pada 15 Oktober, setelah jeda internasional.

Barcelona Geser Real Madrid dari Puncak

GIJON – Barcelona bermain sangat hebat dan cepat saat menjamu ke markas Sporting Gijon untuk melakoni pekan keenam La Liga di Estadio El Molinon, Sabtu (24/9/2016). The Catalans menang dengan skor yang sangat mencolok yaitu, 5-0 penyumbang gol tersebut antara lain, berkat dua gol dari Neymar serta sumbangan gol Luis Suarez, Rafinha dan Aarda Turan.

Barcelona Geser Real Madrid dari Puncak

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini membawa Barca memuncaki klasemen liga sementara dengan raihan 13 poin, sama dengan perolehan poin rival abadi mereka yaitu, Real Madrid. Akan tetapi posisi Barca ini bisa berubah dengan cepat dalam beberapa jam ke depan, karena Real Madrid akan bermain melawan tim tuan rumah Las Palmas nanti.

Barcelona langsung dengan cepat mengambil kendali permainan sejak peluit kick-off berbunyi. Dominasi ini dengan cepat berbuah gol pada menit ke-29, ketika Luis Suarez memanfaatkan umpan pendek dari Arda Turan, untuk membuat timnya memimpin terlbeih dahulu 1-0.

Kembali bersinar hanya berselang dua menit, Barca menggandakan keunggulan dengan lesatan yang tercipta oleh Rafinha. Kali ini pemuda tersebut yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menyundul bola dari umpan Sergi Roberto, untuk membuat skor 2-0 dan bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, dominasi permainan yang Barca lakukan kian tak terbendung, apalagi didukung dengan tuan rumah yang bermain hanya dengan 10 orang sejak pada menit ke-74 akibat kartu kuning kedua yang diterima oleh Lora. Unggul jumlah pemain membuat pasukan Luis Enrique ini dapat dengan mudah menggempur pertahanan lawan sehingga tercipta tiga gol selanjutnya dalam kurun waktu tujuh menit.

Neymar membawa Barca memimpin 3-0 pada menit ke-81, dengan memaksimalkan umpan dari Sergi Roberto. Empat menit berselang, giliran Arda Turan mencetak gol, lagi-lagi berkat umpan Sergi Roberto. Pada menit ke-88, Neymar menutup pesta gol Barca, kali ini striker asal Brasil itu menyelesaikan umpan dari Denis Suarez. Skor 5-0 tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Sporting Gijon 0 – 5 Barcelona (Luis Suarez 29′, Rafinha 32′, Arda Turan 85′, Neymar 81′, 88′)

Sepakan Balotelli Gagal Menangkan Timnya

KRASNODAR – Mario Balotelli kembali menunjukkan kehebatannya ketika dalam mencetak gol. Tetapi sayang sekali, gol yang dia ciptakan gagal mengantarkan Nice meraih kemenangan.

Sepakan Balotelli Gagal Menangkan Timnya

Nice yang bertandang ke markas klub Rusia, FK Krasnodar pada pertandingan Grup I Liga Europa. Wakil Perancis tersebut mengalami kekalahan yang cukup telak dengan skor akhir 2-5 dari tuan rumah pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Kuban.

Pada pertandingan tersebut, M. Balotelli melesakan satu gol pada menit ke-43. Nahas, dia langsung ditarik keluar di babak kedua.

Hanya, gol Balotelli pada menit ke-43 tidak cukup untuk menyelamatkan Nice dari kekalahan dengan skor yang cukup mencolok 2-5.

Torehan gol Balotelli lahir setelah Krasnodar memimpin terlebih dahulu berkat gol-gol yang disarangkan ke Nice melalui Fedor Smolov (22′) dan Joaozinho (33′).

Memasuki babak kedua, Krasnodar menambah tiga gol lagi, sedangkan Nice hanya dapat mengantongi satu lagi gol. Pertandingan pun berujung dengan keunggulan telak dan poin penuh untuk tuan rumah.

Hasil ini membuat Nice belum sama sekali mendapatkan satu pun angka di fase grup. Ya belum sama sekali mendapatkan poin dikarenan mereka menelan dua kekalahan beruntun.

Khusus bagi Balotelli, dirinya telah membuktikan lebih subur di Nice dibandingkan berada di Liverpool. Striker Italia ini berusia 26 tahun namun sudah dapat menyumbang 5 kali gol terhadap Nice cuma dalam 309 menit tampil sejak awal bergabung dengan Nice.

Puncak klasemen Grup I ditempati oleh Schalke, yang melakoni matchday 2 dengan skor akhir 3-1 atas Salzburg. Schalke kini mengemas rapor yang sempurna dengan catatan dua kemenangan.

GRUP I

Schalke 04 3-1 Salzburg (Leon Goretzka 15′, Duje Caleta-Car 47’b.d., Benedikt Hoewedes 58′; Jonathan Soriano 72′)

FC Krasnodar 5-2 Nice (Fedor Smolov 22′, Joaozinho 33′, 65′-pen., Ari 86′, 90′; Mario Balotelli 43′, Wylan Cyprien 71′)

GRUP J

Slovan Liberec 1-2 PAOK (Niko Komlichenko 1′; Stefanos Athanasiadis 10’pen., 82′)

Fiorentina 5-1 Qarabag (Khouma Babacar 39′, 45+2′, Nikola Kalinic 43′, Mauro Zarate 63′, 78′; Dino Ndlovu 90′)

GRUP K

Sparta Prague 3-1 Inter Milan (Vaclav Kadlec 7′, 25′, Mario Holek 76′; Rodrigo Palacio 71′)

Hapoel Beer Sheva 0-0 Southampton

GRUP L

Steaua Bucuresti 1-1 Villarreal (Sulley Muniru 20′; Rafael Santos Borre 9′)

FC Zurich 2-1 Osmanlispor (Marco Schoenbaechler 45′, Dzengis Cavusevic 79′; Adam Maher 73′)

Manchester United Menang atas Wakil Ukraina

MANCHESTER – Manchester United berhasil meraih tiga poin pertamanya di Liga Europa sesudah menang dengan skor akhir 1-0 atas wakil Ukraina, Zorya Luhansk, pada pertandingan di kandang setan merah, Kamis (29/9/2016) atau Jumat dini hari WIB.

Manchester United Menang atas Wakil Ukraina

Gol kemenangan Manchester United lahir dari aksi Zlatan Ibrahimovic pada menit pertandingan ke-69. Kontribusi penyerang Swedia berusia 34 tahun itu sangat banyak dan akhirnya membawa Manchester United menempati peringkat ketiga di Grup A. Walaupun diperingkat ketiga Setan Merah tetap merasa bangga.

Skor akhir yang tercipta dari Ibrahimovic mencerminkan Zorya Luhansk bukan musuh yang mudah dikalahkan oleh Manchester United.

Setan Merah seperti membentur tembok tebal saat memasuki zona pertahanan musuh. Zorya tampil dengan formasi awal 4-4-1-1 hingga seperti melindungi gawang mereka dengan kurang lebih 8-9 pemain!

Wajar apabila kubu Setan Merah sangat kesulitan mencatat peluang akurat lantaran pandangan mereka terhadap gawang Luhansk tertutupi oleh tumpukan beberapa pemain lawan.

Sepanjang babak pertama, United lebih unggul dalam penguasaan bola yaitu sekitar 71 persen dan melesatkan 8 tembakan. Namun nasib berkata lain, tak ada satu pun tembakan mereka mengenai sasaran.

Pada babak kedua, United hampir kebobolan andai kiper Sergio Romero tidak melakukan penyelamatan brilian sembari terbang guna untuk menepis tembakan pemain lawan, Paulinho (66′) pasti gawang sudah kemasukan satu gol.

Upaya Man United baru membuahkan hasil setelah Mourinho memanggil Rooney dari bangku pemain cadangan dan memasukannya untuk turut mengedor pertahanan lawan (67′).

Dua menit seusai masuk, Rooney langsung berandil memberi assist lesakan memantul tanah yang diteruskan tandukan Ibrahimovic dari jarak dekat gawang, alhasil membuahkan sebuah gol.

Setelah gol Ibrahimovic berhasil dicetak, United kembali memiliki tiga peluang tambahan gol, namun tetap tidak mengubah skor untuk keunggulan tipis tuan rumah.

Manchester United 1-0 Zorya Luhansk (Zlatan Ibrahimovic 69′)

Zorya: 1-Oleksii Shevchenko; 6-Mykyta Kamenyuka, 3-Mikhail Sivakov, 12-Rafael, 95-Eduard Sobol; 20-Olexandr Karavaev, 24-Dmytro Grechyshkin, 4-Ihor Chaykovskiy (5-Artem Gordienko 80′), 7-Ivan Petriak; 22-Zeljko Ljubenovic (10-Jaba Lipartia 76′); 9-Vladyslav Kulach (11-Paulinho 60′).

Pelatih: Yuri Vernydub

Manchester United: 20-Sergio Romero; 24-Timothy Fosu-Mensah (11-Anthony Martial 74′), 12-Chris Smalling, 3-Eric Bailly, 5-Marcos Rojo; 27-Marouane Fellaini, 6-Paul Pogba; 14-Jesse Lingard (10-Wayne Rooney 67′), 8-Juan Mata (18-Ashley Young 74′), 19-Marcus Rashford; 9-Zlatan Ibrahimovic.

Pelatih: Jose Mourinho

Wasit: Orel Grinfeeld

Selisih 2 Gol Inter Milan Kembali Kalah

PRAHA – Pil pahit lagi-lagi ditelan oleh Inter Milan yang kalah saat melakoni debutnya dengan Sparta Prague di kandangnya dengan skor akhir 1-3, Kamis (29/9/2016) atau Jumat dini hari WIB.

Selisih 2 Gol Inter Milan Kembali Kalah

Tiga gol yang berhasil di lesatkan oleh Sparta Prague dengan pencetak dua gol Vaclav Kadlec dan satu gol dari Mario Holtek, hanya bisa dibalas oleh Inter lewat Rodrigo Palacio. Apalagi Inter dibuat kebinggungan atas tumbangnya salah satu pemainnya di 15 menit terakhir akibat diusir wasit dengan kartu merah yaitu, Andrea Ranocchia.

Inter yang kalah 0-2 dari Hapoel Be’er Sheva pada laga pertama sebenarnya sudah tampil mendominasi pertandingan di Generali Arena. Inter memiliki penguasaan bola yang cukup besar yaitu sebesar 60 persen berbanding 40 persen.

Tetapi, pertahanan yang dimiliki oleh inter ini kurang solid alhasil membuat skuad asuhan Frank de Boer itu keropos di lini belakang Tiga dari lima tembakan yang dilesatkan dan mengarah ke gawang mereka berbuah gol untuk Sparta.

Gawang Inter kebobolan saat pertandingan baru berjalan 7 menit. Diawali tackle kurang sempurna dari gelandang Filipe Melo, Kadlec mampu menguasai bola di kotak penalti lawan dan alhasil dirinya dapat mencetak gol dengan mudah.

Kadlec kembali menjadi algojo. Pada menit ke-25, striker muda berusia 24 tahun itu untuk kali kedua mampu dengan mudah menaklukkan kiper Samir Handanovic dengan memanfaatkan umpan pendek Martin Frydek.

Inter sempat memangkas selisih angka yang dilesatkan oleh Rodrigo Palacio pada menit ke-71. Tetapi, tidak lama kemudian, Inter harus bermain dengan 10 pemain karena Andrea Ranocchia menerima kartu kuningnya yang kedua lantaran melanggar Marj Pulkrab.

Tak butuh waktu lama bagi Sparta Prague untuk memanfaatkan keadaan yang ada. Satu menit setelah Ranocchia keluar, Mario Holtek memperlebar keunggulan Sparta menjadi 3-1.

Skor tak berubah sampai akhir pertandingan. Inter kembali kalah dengan selisih dua gol.

Kekalahan membuat Inter terbenam di dasar klasemen Grup K tanpa satu poin pun yang dapat diraihnya. Di atas mereka ada Sparta yang mengemas tiga angka dari dua laga.

Dua posisi teratas diisi Southampton dan Beer-Sheva. Keduanya mengoleksi empat poin setelah bermain imbang 0-0. (Ade Jayadireja)

Sparta Prague 3-1 Inter Milan (Vaclav Kadlec 7′, 25′, Mario Holek 76′; Rodrigo Palacio 71′)

Sparta Prague: Sparta Praha: 33-Tomas Koubek, 3-Michal Kadlec (Matj Pulkrab 74′), 2-Ondrej Mazuch, 25-Mario Holek, 4-Vyacheslav Karavaev, 9-Borek Dockal, 17-Ale Cermak, 22-Daniel Holzer, 14-Martin Frydek (Luka Julis 30′), 16-Michal Saek, 77-Vaclav Kadlec

Pelatih: Zdenk Asny

Inter Milan: 1-Samir Handanovic, 13-Andrea Ranocchia, 24-Jeison Murillo, 33 -Danilo D’Ambrosio (Cristian Ansaldi 56′), 95-Senna Miangue, 5-Felipe Melo, 19-Ever Banega, 27-Assane Gnoukouri (Mauro Icardi 70′), 8-Rodrigo Palacio, 87-Antonio Candreva (Ivan Perisic 63′), 23-Eder Martins

Pelatih: Frank de Boer

Wasit: Artur Soares Dias

Belotti Punya Statistik Bagus daripada Messi

TURIN – Sinisa Mihajlovic selaku pelatih Torino saat ini, melihat 11 banteng disaat anak asuhnya sukses menundukkan AS Roma dengan skor akhir 3-1, Minggu (25/9/2016). Akan tetapi, ia seperti lupa bahwa di dalam timnya yang kuat itu juga ada pemain yang berjuluk “seekor ayam jantan” yang bernama Andrea Belotti.

andrea belotti torino

Il Toro alias Sang Banteng adalah julukan Torino saat ini. Merasa wajar jika seorang Mihajlovic menganalogikan daya juang hebat timnya dengan hewan bertanduk yang hebat juga dalam berburu mangsa.

Tetapi tidak bisa dipungkiri, inspirasi utama dari kemenangan Sang Banteng atas Roma itu malah justru ayam jantan yang mengukir kemenangan. Penyerang Torino, Andrea Belotti, adalah Si Ayam Jantan yang dimaksud tersebut.

Gol pembuka kemenangan Torino atas Roma diciptakan oleh A. Belotti. Seusai mencetak gol seperti biasa Belotti membuka kelima jari dan meletakkannya tepat di atas kepalanya sehingga menyerupai jengger ayam jantan.

Il Gallo (Sang Ayam Jantan) adalah julukan Belotti. Pada Serie A 2016-2017, Dia sudah lima kali memeragakan selebrasi khasnya ini yang menyerupai ayam jantan.

Ayam adalah hewan yang sering sekali dilihat oleh Belotti semasa kecil. Bibi dari penyerang berusia 22 tahun itu juga memiliki usaha peternakan ayam dirumahnya.

“Berlari di segala tempat, lebih banyak ketimbang pemain lain,” demikian ulasan media Italia, Sportmediaset, disaat A. Belotti saat menghadapi Roma.

Sang Ayam Jantan secara hebatnya selalu dapat memberikan ketakutan atau ancaman bagi pasukan serigala Roma. Selain menyumbang sebuah gol, Belotti juga yang membuat munculnya hadiah penalti bagi Torino yang kemudian sukses dieksekusi Iago Falque.

Tak sedikit kini yang menyebut bahwa Belotti adalah striker “nomor sembilan” sejati yang dirindukan penikmat sepak bola Italia. Selain memiliki daya penciuman kuat terhadap gol, eks striker Palermo itu juga sangat akurat dalam menembak apalagi jika pada saat memainkan umpan-umpan pendeknya.

Gennaro Gattuso, figur yang pernah membesut Belotti di Palermo tak ragu menyandingkan anak asuhnya dengan salah satu penyerang legendaris Milan dan Ukraina, Andriy Shevchenko.

“Setelah Sheva, saya melihat cuma Belotti yang dapat melepas 15 sampai 20 tembakan dalam latihan dan selalu mengarah ke gawang,” ujar Gattuso di Mediagol.

Gattuso tak sembarang berbicara. Belotti telah menunjukkan bahwa dia merupakan seorang yang dapat mendobrak pertahanan lawan dan dirinya juga memang tipikal penyerang “nomor sembilan” sejati. Musim ini, Sang Ayam Jantan rata-rata mencetak gol cepat selama 59 menit di pentas Serie A.

Rasio menit per gol Il Gallo merupakan yang terbaik di antara penyerang lainnya di Eropa termasuk Edinson Cavani (PSG), Sergio Aguero (Manchester City), bahkan Lionel Messi (Barcelona)!